Kejadian Lucu Saat Komputer Pertama Kali Booming

Setiap ada barang revolusioner baru yang muncul. Ada saja hal-hal aneh yang ikut nimbrung disisinya. Salah satunya adalah ketika komputer pertama kali muncul. Ketika saat ini balita pun mungkin sudah bisa memegang dengan benar benda bernama “Mouse”, saat itu orang dewasa pun masih bingung bahkan ketakutan sama yang namanya Mouse. Silahkan baca berbagai kejadian lucu ketika komputer pertama kali diciptakan.

1. Compaq pernah mempertimbangkan untuk mengubah perintah “Press ANY Key” menjadi “Press ENTER Key” dikarenakan banyaknya telefon yang menanyakan letak tombol “ANY” di keyboard.

2. AST Technical Support menerima laporan konsumen karena kesulitan menggunakan mouse. Saat Techinal Support berkunjung, mereka menemukan mouse tersebut tidak bisa digunakan… karena masih terbungkus rapi di dalam plastiknya. Penggunanya (seorang wanita) takut dengan mouse (tikus) sehingga tidak berani mengeluarkannya dari dalam plastik.
Takut diserang mouse komputer?
Quote:

3. Di tahun 1980-an, ketika disket masih berukuran besar, Teknisi Compaq pernah menerima keluhan seorang konsumen yang disketnya tidak terbaca oleh drive-disk komputer. Setelah diselidiki, ternyata konsumen itu sebelumnya memasukkan disket ke dalam mesin tik dan mengetikkan label yang tertempel di disket itu.
Read the rest of this entry

Penyebab Penyakit Liver/Hati

Para dokter di National Taiwan Hospital baru-baru ini mengejutkan dunia kedokteran karena ditemukannya kasus seorang  dokter muda berusia 37 tahun yang selama ini sangat mempercayai hasil

Pemeriksaan fungsi hati [ SGOT,SGPT], tetapi ternyata saat menjelang Hari Raya Imlek diketahui positif menderita  kanker hati sepanjang 10 cm! Selama ini hampir semua orang sangat bergantung pada hasil indeks pemeriksaan fungsi hati [ Liver Function Index ]

Mereka menganggap bila pemeriksaan menunjukkan hasil index yang normal berarti semua OK. Kesalahpahaman macam ini ternyata juga dilakukan oleh banyak dokter spesialis. Benar-benar  mengejutkan, para dokter yang seharusnya memberikan  pengetahuan yang benar pada masyarakat umum, ternyata memiliki pengetahuan yang tidak benar. Pencegahan kanker hati  harus dilakukan dengan cara yang benar. Tidak ada jalan lain kecuali mendeteksi dan mengobatinya sedini mungkin, demikian kata dokter Hsu Chin Chuan. Tetapi ironisnya, ternyata dokter yang menangani kanker hati juga bisa memiliki pandangan yang salah, bahkan menyesatkan masyarakat, inilah penyebab terbesar kenapa kanker hati sulit untuk disembuhkan.

Penyebab utama kerusakan hati adalah :

1.       Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang adalah penyebab  paling utama

2.       Tidak buang air di pagi hari.

3.       Pola makan yang terlalu berlebihan.

4.       Tidak makan pagi.

5.       Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan.

6.       Terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet, zat tambahan, zat  pewarna, pemanis buatan.

7.       Minyak goreng yang tidak sehat! Sedapat mungkin kurangi penggunaan minyak goreng saat menggoreng makanan hal ini juga berlaku meski menggunakan minyak goreng terbaik sekalipun seperti olive oil. Jangan mengkonsumsi makanan yang digoreng bila kita dalam kondisi penat, kecuali dalam kondisi tubuh yang fit.

8.       Mengkonsumsi masakan mentah (sangat matang) juga menambah beban hati. Sayur mayur dimakan mentah atau dimasak matang 3/ 5 bagian. Sayur yang digoreng harus dimakan habis saat itu juga, jangan disimpan.

Kita harus melakukan pencegahan dengan tanpa mengeluarkan biaya tambahan. Cukup atur gaya hidup dan pola makanan  sehari-hari. Perawatan dari pola makan dan kondisi waktu sangat diperlukan agar tubuh kita dapat melakukan penyerapan  dan pembuangan zat-zat yang tidak berguna sesuai dengan jadwalnya

Sebab:

Malam hari pk 9 – 11 : adalah pembuangan zat- zat tidak berguna/beracun (de-toxin) di bagian sistem antibodi (kelenjar getah bening). Selama durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan suasana tenang atau mendengarkan musik. Bila saat itu seorang ibu rumah tangga masih dalam kondisi yang tidak santai seperti misalnya mencuci piring atau mengawasi anak belajar, hal ini dapat berdampak negatif bagi kesehatan.

Malam hari pk 11 – dini Hari pk 1: saat proses de-toxin di bagian hati, harus berlangsung dalam kondisi tidur  pulas.

Dini hari pk 1 – 3 : proses de-toxin di bagian empedu, juga  berlangsung dalam kondisi tidur.

Dini hari pk 3 – 5 : de-toxin di bagian paru-paru. Sebab itu akan terjadi batuk yang hebat bagi penderita batuk  selama durasi waktu ini. Karena proses pembersihan (de-toxin) telah mencapai saluran pernafasan, maka tak perlu  minum obat batuk agar supaya tidak merintangi proses pembuangan  kotoran.

Pagi pk 5 – 7: de-toxin di bagian usus besar, harus buang air di  kamar kecil.

Pagi pk 7 – 9: waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil, harus makan pagi. Bagi orang yang sakit sebaiknya makan lebih pagi yaitu sebelum pk 6:30. Makan pagi sebelum pk 7:30 sangat baik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatannya.

Bagi mereka yang tidak makan pagi harap merubah kebiasaannya ini, bahkan masih lebih baik terlambat makan pagi hingga pk 9-10 daripada tidak makan sama sekali.

Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses pembuangan zat-zat tidak berguna. Selain itu, dari tengah malam hingga pukul 4 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang untuk memproduksi darah.

sumber : email dari berbagai milis

NB : Danial Anwar Blog

Etika Berdoa

Doa adalah suatu hal yang sangat indah. Sayang sekali mereka yang berdoa tetapi tidak memahami cara berdoa yang benar, apalagi mengetahui cara-cara pengabulan doa. Bagi mereka ini, realitas doa merupakan suatu hal yang asing. Bahkan ada dari antara mereka yang sama sekali menyangkal efektivitas doa. Ada pula mereka yang tidak menyangkal, namun karena doa mereka tidak dikabulkan akibat dari kurangnya pemahaman cara berdoa dan bahkan bukan seorang pendoa yang benar maka sebenarnya keadaan mereka lebih buruk lagi dari mereka yang menyangkal efektivitas doa. Keadaan seperti itulah yang telah mendorong banyak dari mereka ke arah atheisme.

Persyaratan pertama untuk berdoa adalah si pemohon jangan sampai jemu dan putus asa karena tidak ada suatu apa pun yang terjadi. Terkadang ada yang mendoa terus sampai sudah akan dikabulkan, tetapi si pemohon kemudian menjadi jemu dan hasilnya mengecewakan serta menimbulkan frustrasi. Frustrasi muncul sebagai akibat dari keraguan atas efektivitas suatu doa dan berakhir menjadi penyangkalan terhadap Tuhan. Mereka menyatakan, jika memang ada Tuhan yang menerima doa-doa manusia, kenapa doa mereka tidak dikabulkan padahal mereka sudah lama memohonkannya? Kalau saja mereka yang berfikir demikian itu mau merenungi kurangnya keteguhan hati mereka, mereka akan menyadari bahwa frustrasi mereka itu adalah hasil dari ketergesaan dan ketidak-sabaran mereka sendiri, yang pada akhirnya menimbulkan pandangan salah terhadap kekuatan Allah s.w.t. dan berakhir dengan keputus-asaan. Karena itu janganlah pernah jemu.

Tekun dan Berteguh Hati

Berdoa itu sama seperti petani yang menebar benih. Ia menyesapkan benih yang bagus ke dalam tanah dan pada saat itu siapa yang bisa memperkirakan apakah benih itu akan tumbuh baik dan memberikan hasil? Orang luar dan si penanam itu sendiri tidak bisa melihat bagaimana benih itu di dalam tanah mengambil bentuk sebagai tanaman. Realitasnya dalam waktu beberapa hari, benih itu berubah dan mengambil bentuk sebagai tanaman yang tunasnya menyembul ke permukaan tanah dan terlihat oleh siapa pun. Sejak saat ditanam sebenarnya benih itu telah mengadakan persiapan untuk menjadi tanaman, namun mata kita yang hanya bisa melihat suatu yang kasat mata tidak menyadarinya sampai kecambah benih muncul di atas permukaan tanah.

Seorang anak yang awam pada tahapan demikian tidak bisa memahami bahwa tanaman tersebut akan memberikan hasil hanya pada saatnya berbuah, ia menginginkan tanaman tersebut langsung menghasilkan buah. Seorang penanam yang cerdas lebih mengetahui bila saatnya tanaman itu akan memberikan hasil. Ia akan menjaganya secara tekun dan merawatnya hingga waktunya tanaman itu menghasilkan buah sampai saat masaknya.

Begitu juga halnya dengan berdoa yang harus dirawat dengan cara sama sampai membuahkan hasil. Mereka yang selalu tergesa-gesa akan cepat jemu dan menyerah, sedangkan mereka yang tekun akan berteguh hati sampai mencapai sasaran.

Read the rest of this entry

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.